$ SELAMAT DATANG DI TOKO A-HONG SHOP AGEN OBAT KUAT,KOSMETIK DAN ALAT BANTU P/W $$

Jumat, 15 Februari 2013

Fergie: Scholes Mungkin Kembali Dua Pekan Lagi

Manchester - Paul Scholes masih belum pulih dari cedera lutut yang membebatnya. Sir Alex Ferguson memperkirakan gelandang 38 tahun itu baru bisa comeback dua pekan lagi. Scholes sudah absen sejak akhir Januari lalu. Kali terakhir dia merumput adalah saat masuk sebagai pemain pengganti kala Manchester United menghadapi Fulham di ajang Piala FA, 26 Januari lalu. Cedera ini juga memaksa Scholes absen membela 'Setan Merah' saat melakoni laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions menghadapi Real Madrid tengah pekan lalu. "Itu adalah cedera lutut, yang sudah sedikit mengganggunya," ungkap Fergie seperti dikutip Sky Sports. "Kami sudah mencoba perawatan lain sepanjang minggu. Dia mungkin akan kembali dalam beberapa pekan," imbuhnya. Fergie juga mengonfirmasi bahwa tak ada pemain lainnya yang cedera usai laga melawan Madrid. Meski demikian, dia tetap akan melakukan rotasi untuk laga melawan Reading di babak kelima Piala FA, Selasa (19/2/2013) dinihari WIB. "Saya akan melakukan beberapa perubahan. Kami ingin ke perempatfinal dan kami sangat berharap lolos," lanjut Fergie.

Darius Sinathrya Jadi Fan Kehormatan Barca

Barcelona - Aktor dan presenter Darius Sinathrya sedang berbunga-bunga setelah rasa cintanya terhadap Barcelona mendapatkan penghargaan. Barca secara resmi menobatkan Darius sebagai fan kehormatan di Indonesia. Darius merupakan orang ketiga yang menjadi fan kehormatan Barca. Sebelumnya, aktor India, Ranbir Kapoor, dan penyanyi Jepang, Yu Shirota, juga menjadi fan kehormatan di negara masing-masing. Berkaitan dengan statusnya sebagai fan kehormatan, Darius diundang Barca ke Spanyol. Pria berusia 28 tahun itu menandatangani kesepakatan resmi bersama Direktur Umum Barca, Antoni Rossich. "Merupakan sebuah kehormatan besar bisa menjadi fan kehormatan Barca. Mulai sekarang, saya berharap bisa banyak membantu klub," seru Darius seperti dilansir situs resmi Barca. Darius, dan sang istri Donna Agnesia, menghabiskan waktu beberapa hari di Barcelona. Rabu (13/2/2013) lalu, dia mengunjungi Ciutat Esportiva Joan Gamper dan sempat menemui beberapa pemain Los Cules seperti Cesc Fabregas, Lionel Messi, Andres Iniesta, Thiago, dan Victor Valdes. "Tentu saja ada pemain-pemain seperti Messi, Iniesta, dan Xavi. Tapi, di Indonesia orang-orang menyukai semua anggota tim," kata Darius, yang sudah tiga kali berkunjung ke Barcelona. "Saya selalu punya pengalaman menyenangkan di sini, tapi yang ini adalah yang terpenting bagi saya. Bisa bertemu para pemain dan menjadi fan kehormatan Barca di Indonesia bagaikan mimpi yang jadi nyata," ujarnya. "Barca punya banyak fans di negara saya dan orang-orang sangat bergairah soal Barcelona. Mereka begitu gila saat mengikuti semua berita Barca dan orang-orang menonton pertandingan Barca setiap pekan," jelas Darius. Dari Barcelona, Darius akan meneruskan perjalanannya ke Milan. Dia akan menyaksikan laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara AC Milan dan Barca di San Siro, pekan depan.

Usai Buktikan Waterway Lebih Cepat dari Mobil, Jokowi Pulang Naik Taksi

Jakarta - - Mungkin banyak orang menyangsikan efisiensi waterway Muara Baru-Marunda PP. Dengan jarak sekitar 17 Km, apakah waterway lebih cepat daripada jalur darat? Jokowi pun membuktikannya. Di Marunda, Jumat (15/2/2013), pukul 16.30, Jokowi meminta mobil yang ditumpanginya Innova hitam B 1961 RFR pergi terlebih dahulu menuju Muara Baru. Lima menit kemudian Jokowi pergi ke Muara Baru dengan menggunakan waterway. "Oke, mobil berangkat sekarang. Standby ke Muara Baru," ujar salah satu ajudan yang meneruskan pesan Jokowi ke supir mobil. Tepat pukul 17.00 WIB KM Kerapu yang membawa Jokowi dan rombongan tiba di Dermaga Muara Baru. Sedangkan mobil Innova yang dikabarkan menempuh rute Tol Wiyoto-Wiyono dari Tanjungpriok menuju Muara Baru belum tiba. Di Muara Baru, Jokowi langsung diserbu warga yang hendak bersalaman dan minta foto bersama. Tidak berlangsung lama, karena mobil Innova tumpangannya belum tiba, Jokowi pun menggunakan taksi untuk kembali ke Balai Kota. Jokowi bersama seorang ajudannya langsung naik ke dalam taksi tersebut. Ia pun tiba di Balai Kota DKI Jakarta pada pukul 18.00 WIB, dan tak lama kemudian mobil Innova hitam B 1961 RFR juga tiba di Balai Kota DKI Jakarta.

Dubes: Tenaga Ahli Kita Siap Kerjasama Atasi Banjir Jakarta

Den Haag - - Kita memiliki sedemikian banyak tenaga ahli di Belanda dan di seluruh dunia dan mereka siap sedia untuk bekerjasama dengan DKI Jakarta bagaimana mencari solusi terbaik untuk mengendalikan banjir. Hal itu disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda Retno LP Marsudi saat membuka konferensi jarak jauh dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, populer disapa Ahok, hari ini Jumat (15/2/2013). Konferensi jarak jauh yang diselenggarakan oleh Indonesian Diaspora Network-Netherlands, Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional dan Radio Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia ini mengambil tempat siar di Ruang Nusantara KBRI Den Haag dan Balaikota DKI Jakarta dengan tema Solusi Penanganan Banjir di Jakarta. Menurut Dubes, masalah banjir ini menjadi sangat mendesak mengingat peristiwa banjir yang kembali terjadi di Jakarta baru-baru ini. "Berbicara mengenai banjir, water management (tatakelola perairan) menjadi salah satu kerjasama potensial yang dapat dilakukan antara Indonesia dengan Belanda dan negara lainnya," ujar Dubes. Lanjut Dubes, dalam kaitan hubungan kerjasama bilateral Indonesia-Belanda, kedua negara saat ini mempunyai 94 proyek berkaitan dengan tatakelola perairan dan 27 proyek di antaranya berada di Jakarta dan yang terbaru adalah Jakarta Coastal Defence System. Disampaikan bahwa Jakarta dan Rotterdam juga mempunyai hubungan khusus dan pekan depan Menteri Luar Negeri Belanda Frans Timmermans akan berkunjung ke Jakarta, kemudian pada 20 Februari Menlu Timmermans dijadwalkan bertemu dengan Gubernur DKI Joko Widodo. "Kami semua saat ini akan merasa terhormat sekiranya kami dapat memperoleh informasi dari Bapak Wagub mengenai situasi di Jakarta, rencana, serta kerjasama yang dapat kita lakukan," demikian Dubes. Ikut hadir dan berpartisipasi dalam konferensi jarak jauh ini antara lain Wiwi Tjiook (Kotapraja Rotterdam), Gerard Pichel (Royal Haskoning, river dredging specialist), Prof. Christophe Girot (Eidgenossische Technische Hochschule Zurich, Swiss), Prof. Deden Rukmana (Savannah University, AS), dan Edwin Sutawijaya (Utrecht University, Belanda).nKonferensi ini diikuti peserta dari 40 negara di dunia. (es/es)

Kamis, 14 Februari 2013

Jakarta Monorail Gandeng Perusahaan Suryadjaya, Ini Tanggapan Ahok

Jakarta - PT Jakarta Monorail yang telah ditunjuk menggarap monorel DKI Jakarta telah memutuskan menggandeng Ortus Holdings milik pengusaha Edward Suryadjaya ketimbang Kalla Group. Apa pendapat Wakil Gubernur DKI Basuki T. Purnama (Ahok)? Dikatakan Ahok, Pemprov DKI tidak akan serta merta ikut campur terhadap pilihan Jakarta Monorail tersebut. Ahok mengatakan, Pemprov DKI akan mengkroscek kapabilitas finansial dari investor yang dipilih Jakarta Monorel. "Nanti saja kita lihat bagaimana, Pak Gubernur siap-siap kalau monorelnya nggak ada duit ya nggak membangun. Sampai sekarang nggak tahu ada duit atau nggak ada duit mereka itu," ujar Ahok sembari berjalan pulang dari Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (14/2/2013). Ahok menyatakan, proyek monorel ini sangat bergantung pada ketersediaan modal. Pemprov DKI tidak akan menolak apabila investor yang digandeng Jakarta Monorail memiliki uang untuk investasi monorel tersebut. "Itu yang penting setor uang, kita tidak tahu masalahnya bagaimana. Tunggu uang saja," pungkas Ahok sembari masuk Toyota Land Cruiser bernopol B1699 RFR. Sebelumnya diberitakan, Kalla Group mengaku menyanggupi menyediakan dana segar Rp 7 triliun kepada Jakarta Monorail untuk melanjutkan proyek monorel DKI jalur green line dan blue line. Rencana itu dibuat, sebelum Jakarta Monorail memilih perusahaan milik Edward Soeryadjaya, Ortus Holdings yang bersedia menyediakan dana senilai US$ 300 juta atau setara Rp 2,88 triliun sebagai pemegang saham mayoritas. Selain itu, Ahok juga berharap Jakarta Monorail bisa menggunakan kereta lokal yang saat ini sudah diproduksi. Indonesia telah memiliki produsen monorel lokal, yaitu PT Melu Bangun Wiweka, yang memiliki pabrik monorel di Bekasi. Namun, Jakarta Monorail ternyata lebih memilih kereta buatan Chongqing, China.

Kejati Riau Tangkap Tersangka Kredit Macet Rp 5 M

Pekanbaru - - Tim Intelijen Kejati Riau menangkap seorang tersangka kredit macet Rp 5 miliar di Bank Riau. Tersangka ditangkap di kawasan Tangerang, Banten. Humas Kejati Riau, Andri Ridwan, mengungkapkan, tersangka Istianto ditangkap tim intel Kejati Riau, di sebuah restoran di Tangerang tadi pagi sekitar pukul 10:00 WIB. "Tersangka langsung kita bawa dengan pesawat. Sore ini langsung kita periksa dan langsung dilakukan penahanan," kata Andri kepada detikcom di Kejati Riau, jl Sudirman, Pekanbaru, Kamis (14/2/2013). Kasus kredit macet Rp 5 miliar terjadi sejak tahun 2008 silam. Saat itu tersangka Istianto selaku Dirut PT Bukit Bais memenangkan tender pembuatan kebun sawit program rakyat miskin di Kabupaten Rokan Hilir Riau. Karena menjadi pemenang tender, lantas tersangka mengajukan kredit Rp 5 miliar ke Bank Riau. Sebuah rumah dan tanahnya yang ada di kota Dumai dijadikan jaminan. Selain itu dia menunjukkan surat pemenang tender. Bank Riau lantas mengucurkan kredit tersebut. Tapi nyatanya kredit ini tidak pernah diangsur, dan proyek perkebunan sawit itu pun gagal. Selain itu, agunan rumah dan tanah tersangka yang diajukan ke Bank Riau, diduga ada rekayasa. Saat pengajuan disebutkan aset agunan senilai Rp 3 miliar, tapi setelah dihitung secara pasti hanya Rp1,3 miliar. "Kasus ini masih akan kita kembangkan," kata Andri.

Gara-gara Ayam, Kapolsek di Sulsel Aniaya Pelajar SMP

Bone - - Seorang perwira polisi nekat melakukan penganiayaan terhadap pelajar SMP yang dicurigai mencuri ayam miliknya. Dia melakukan pemukulan dan mencakar pelajar yang juga tetangganya tersebut. Korban bernama Risky Wahyudi (15), warga Jl Kesehatan, Kelurahan Bajoe Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, Sulsel. Dia menderita luka bekas cakar, luka lebam di bagian mata dan sakit di dalam tubuhnya. Penganiayaan dilakukan oleh Kapolsek Majauleng Kabupaten Wajo AKP Rusli Pakaya. Akibat insiden ini, Risky enggan masuk sekolah lantaran malu dituding pelaku pencuri ayam. "Telinga saya dijewer pak, ditampar, ditinju di rumahnya. Dia juga memaksa saya mengakui pencurian ayamnya padahal bukan saya pak," kata Resky saat menceritakan kejadian yang dialaminya kepada wartawan saat ditemui di rumah kerabatnya di Kelurahan Lonrae, Kamis (14/2/2013). Penganiayaan murid kelas dua SMP ini bermula saat ayam kesayangan milik Rusli hilang dicuri di pekarangan rumahnya di Jl Kesehatan, Kelurahan Bajoe Kecamatan Tanete Riattang Timur. Oknum berpangkat AKP ini pun mencurigai tetangganya Riski murid SMP 7 Watampone hingga berujung penganiayaan. Ibu korban, Wardah sangat menyesalkan kejadian itu. Pasalnya aksi penganiayaan itu dipertontonkan di depan warga setempat dan tidak ada yang berani melerai. Ia pun membawa putranya melaporkan kejadian itu ke Provos Polres Bone. "Pihak keluarga kami sekarang trauma dengan kejadian tersebut yang sewaktu-waktu akan terjadi kedua kalinya. Dan citra dimata keluarganya juga sudah hilang. Kami minta penegak hukum berlaku adil untuk mengusut tuntas kasus ini, jangan karena dia sebagai polisi mendapatkan perlindungan," ujarnya. Kapolsek Majauleng Kabupaten Wajo AKP Rusli Pakaya menjelaskan bahwa anak tersebut diduga sering mencuri ayam tetangga lain, namun korban tidak pernah melaporkan. Adapun tindakannya di luar batas manusia merupakan kekhilafan. Namun, saat itu, dirinya mengakui tidak ada niat sama sekali untuk melakukan penganiayaan. "Saya insyaf, saya tahu aturan dan saya siap bertanggung jawab. Saya hanya berharap pihak korban dan keluarganya bisa memaafkan karena saya tidak punya balas dendam. Setelah saya sidang nanti, saya tetap akan membuka dan menerima dia selaku anak juga," ujar Rusli melalui telepon selulernya. Kasi Propam Polres Bone Aiptu Andi Zainuddin menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan tersebut. Ia juga menyebutkan telah membuat laporannya untuk ditembuskan kepada Kapolres Bone. Menurutnya, proses perkara disiplinnya akan dilakukan di Polres Wajo karena tempat bertugasnya sebagai Kapolsek di Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo.

Rabu, 13 Februari 2013

Sampul Kertas Suara Selesai Didistribusikan Besok

Bandung - Sampul kertas suara Pilgub Jabar 2013 hingga hari ini baru didistribusikan setengahnya. Besok diharapkan semua sampul itu selesai didistribusikan ke KPU kabupaten/kota. "Targetnya selesai didistribusikan hari ini, tapi kemungkinan baru besok selesai didistribusikan," kata Sekretaris KPU Jabar Heri Suherman saat dihubungi via ponsel, Rabu (13/2/2013). Menurutnya semua sampul sudah selesai dibuat oleh dua perusahaan yaitu PT Jasa Grafika dan PT Media Mandiri Utama. Tapi ada beberapa kendala sehingga distribusi sampul baru selesai besok. Disinggung jika ada kerusakan pada sampul kertas suara, proses penggantiannya sama dengan kertas suara. Di mana KPU kabupaten/kota harus melapor ke KPU Jabar. KPU Jabar lalu meminta penggantian sampul kertas suara ke perusahaan. "Tapi kemungkinan rusaknya kecil. Kalaupun rusak, itu tidak terlalu sensitif seperti kertas suara," jelas Heri. Sampul kertas suara terdiri dari tiga jenis yaitu ukuran kecil, sedang, dan besar. Pengadaan kertas suara dilakukan dengan penunjukan langsung. Anggaran sekitar Rp 1 miliar.

Kegemukan, Fisik Sergio van Dijk Belum Maksimal

Bandung - Pemain anyar Persib Bandung Sergio van Dijk mencetak tiga gol dalam laga uji coba kontra UPI di Stadion Siliwangi, Selasa (12/2/2013). Meski begitu, fisik Sergio belum maksimal karena tubuhnya yang kegemukan. "Fisiknya memang belum maksimal karena (Sergio) dua minggu tidak latihan. Memang pemain bola jika dua minggu tidak latihan berat badannya akan naik," kata pelatih Djadjang Nurdjaman (Djanur) seperti dilansir situs resmi Persib. Perlahan-lahan Sergio harus menurunkan berat badannya. Diharapkan dengan latihan yang cukup keras berat badannya bisa kembali ideal. "Dua minggu latihan bisa turun," ucap Djanur. Selain harus menurunkan berat badan, Sergio juga harus cepat beradaptasi dengan para pemain lain, cuaca, hingga lapangan. Di luar itu, Djanur melihat Sergio sebagai striker mumpuni. Apalagi ia punya naluri mencetak gol tinggi, termasuk melalui heading. "Saya tahu dia sudah cukup lama, cukup menjanjikan. Dia memiliki naluri heading yang baik," puji Djanur. Sergio sendiri berharap bisa memberikan kontribusi positif bagi 'Maung Bandung'. Soal adaptasi, ia mengaku tidak terlalu kesulitan. "Saya senang bisa cepat adaptasi di sini. Mungkin karena saya mengerti bahasa Indonesia. Dengan pelatih atau pemain tidak ada masalah komunikasi," tutur eks pemain Adelaide United itu.

Ketua RW Baru Tahu Rumah yang Disita KPK Milik Djoko Susilo

Solo, - - Rumah milik Djoko Susilo di Jalan Sam Ratulangi No 16, Kampung Gremet Manahan, Solo, resmi disita oleh KPK malam ini. Ada hal yang mengagetkan dari proses penyitaan. Ketua RW setempat sama sekali tidak mengetahui siapa pemilik rumah mewah itu. Dia baru tahu setelah diberitahu petugas KPK saat penyitaan. "Semula kami tidak tahu pemilik rumah tersebut. Saya tahunya kalau rumah itu milik Pak Djoko Susilo ya justru baru tadi ketika diminta petugas KPK untuk menyaksikan proses penyitaan," ujar Sutarto, Ketua RW setempat, Rabu (13/2/2013) malam. Sutarto menambahkan selain tidak melapor selama ini pemilik rumah juga tidak berbaur dalam kegiatan sosial kampung. Rumah mewah berpagar tinggi itu juga tidak dihuni pemilik rumah dan setiap harinya hanya dihuni oleh seorang penjaga. Seorang warga setempat, bernama Budiono, memaparkan rumah mewah di atas tanah 500 meter persegi itu dibangun sekitar lima tahun lalu. Pada saat proses membangun, si pemilik rumah juga bersedia memperbaiki pos ronda kampung yang berada di samping rumah itu. Namun sampai sekarang, Budiono mengaku belum pernah bertemu pemilik rumah. Sebelumnya, seorang warga setempat bernama Didik Cahyanto mengatakan bahwa selama ini penjaga rumah menyebut nama Djoko Waskito sebagai pemilik rumah itu. Meskipun demikian, Didik juga mengatakan jarang sekali melihat rumah itu dihuni pemiliknya, karena lebih seringnya hanya ditunggui penjaga rumah. Siapakah Djoko Waskito, masih belum jelas. Namun sebuah sumber menyebut Joko Waskito adalah ayah kandung dari Dipta Anindita, seorang perempuan mantan juara I pemilihan Putri Solo yang dinikahi Djoko Susilo pada 2008 lalu.